Hari i
ni pertandingan futsal antar instansi di lingkungan Pemerintah Daerah Kayong Utara siap di gelar. Pertandingan futsal yang di laksanakan oleh Sekretariat KORPRI dalam rangka memeriahkan HUT KORPRI yang ke-33 diharapkan akan dapat menjalin rasa kebersamaan diantara sesama Pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Kontrak yang ada di masing-masing SKPD Pemerintah Daerah Kayong Utara. Pertandingan Futsal antar Instansi ini memperebutkan Pila Bergilir Bupati Kayong Utara. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus Kepala Kepegawaian Setda Kayong Utara Bapak Romi Wijaya. Dalam acara tehnikal metting yang dilaksanakan kemarin sore. Ketua Panitia kegiatan juga menyampaikan pertandingan futsal antar instansi ini adalah sebagai ajang untuk menunjukan bakat para pemain, karena dalam pertandingan futsal antar instansi ini sekaligus dijadikan ajang untuk pemilihan pemain-pemain terbaik yang nantinya akan dipilih dan akan dikirim untuk bermain di luar dengan membawa nama Pemda Kayong Utara.
ni pertandingan futsal antar instansi di lingkungan Pemerintah Daerah Kayong Utara siap di gelar. Pertandingan futsal yang di laksanakan oleh Sekretariat KORPRI dalam rangka memeriahkan HUT KORPRI yang ke-33 diharapkan akan dapat menjalin rasa kebersamaan diantara sesama Pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Kontrak yang ada di masing-masing SKPD Pemerintah Daerah Kayong Utara. Pertandingan Futsal antar Instansi ini memperebutkan Pila Bergilir Bupati Kayong Utara. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus Kepala Kepegawaian Setda Kayong Utara Bapak Romi Wijaya. Dalam acara tehnikal metting yang dilaksanakan kemarin sore. Ketua Panitia kegiatan juga menyampaikan pertandingan futsal antar instansi ini adalah sebagai ajang untuk menunjukan bakat para pemain, karena dalam pertandingan futsal antar instansi ini sekaligus dijadikan ajang untuk pemilihan pemain-pemain terbaik yang nantinya akan dipilih dan akan dikirim untuk bermain di luar dengan membawa nama Pemda Kayong Utara.Adapun jumlah peserta pertanding futsal antar instansi ini di ikuti oleh 20 club futsal. Diantaranya adalah SKPD yang beradi di Sukadana sekitarnya dan juga PGRI Pulau Kumbang dan PGRI Simpang Hilir. Dalam tekhikal metting didapati beberapa kesepakan diantara club-club futsal yang mengikuti pertandingan, diantaranya adalah kesepakatan yang hanya membolehkan 2 Instansi atau SKPD saja yang boleh bergabung untuk membentuk 1 club futsal. Kemudian di dapat juga kesepatan untuk club yang dinyatakan WO untuk membayar denda sebesar Rp. 500.000 dan score 5-0 kepada club yang merasa dirugikan. Hal ini dikarenakan pertandingan dilaksanakan dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Dalam pertandingan futsal antar instansi ini panitia membagi dalam 4 grub. Masing-masing club yang akan mendapatkan minimal 3 kali pertandingan untuk memperoleh nilai.
Sementara wa
sit yang akan memimpin pertandingan sendiri tidak mendatangkan wasit futsal dari luar, namun panitia meminta bantuan kepada wasit lokal seperti Sdr. Sudarmin, Sdr. Bustami, dan Sdr. Misran. Walaupun panitia sendiri menyadari bahwa wasit-wasit tersebut belum memiliki sertifikat untuk wasit futsal, namun diharapkan oleh Ketua kegiatan semua tim yang mengikuti pertandingan futsal ini untuk menghormati wasit dan menerima segala hal yang diputuskan oleh wasit.
Pertandingan futsal ini sendiri akan sulit diprediksi siapa yang akan menjadi pemenangnya. Masing-masing tim memiliki kelebihan dan kekurangannya baik itu dari segi pemain, maupun dari segi manajemen tim sendiri. Namun sudah dipastikan bahwa grub A adalah grub neraka karena di sana terdapat tim-tim kuat dan handal, salah satunya adalah tim futsal perbubungan, dinas pendidikan, dan juga tim futsal Lingkungan Hidup yang menjadi pemenang dalam kompetisi futsal yang diadakan oleh Anugrah Grup.
Selain itu juga, Ketua Panitia Pertandingan dan sekaligus Kepala Kepegawaian Setda Pemda Kayong Utara Bapak Romi Wijaya mengharapkan kepada semua peserta pertandingan untuk menjunjung tinggi sportifitas dan menunjukkan permainan yang cantik serta menghormati segala keputusan wasit. Ketua Panitia juga merencanakan event ini akan dijadikan event tahunan dalam rangka memperingati HUT KORPRI Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara.
Sementara wa
sit yang akan memimpin pertandingan sendiri tidak mendatangkan wasit futsal dari luar, namun panitia meminta bantuan kepada wasit lokal seperti Sdr. Sudarmin, Sdr. Bustami, dan Sdr. Misran. Walaupun panitia sendiri menyadari bahwa wasit-wasit tersebut belum memiliki sertifikat untuk wasit futsal, namun diharapkan oleh Ketua kegiatan semua tim yang mengikuti pertandingan futsal ini untuk menghormati wasit dan menerima segala hal yang diputuskan oleh wasit.Pertandingan futsal ini sendiri akan sulit diprediksi siapa yang akan menjadi pemenangnya. Masing-masing tim memiliki kelebihan dan kekurangannya baik itu dari segi pemain, maupun dari segi manajemen tim sendiri. Namun sudah dipastikan bahwa grub A adalah grub neraka karena di sana terdapat tim-tim kuat dan handal, salah satunya adalah tim futsal perbubungan, dinas pendidikan, dan juga tim futsal Lingkungan Hidup yang menjadi pemenang dalam kompetisi futsal yang diadakan oleh Anugrah Grup.
Selain itu juga, Ketua Panitia Pertandingan dan sekaligus Kepala Kepegawaian Setda Pemda Kayong Utara Bapak Romi Wijaya mengharapkan kepada semua peserta pertandingan untuk menjunjung tinggi sportifitas dan menunjukkan permainan yang cantik serta menghormati segala keputusan wasit. Ketua Panitia juga merencanakan event ini akan dijadikan event tahunan dalam rangka memperingati HUT KORPRI Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara.
No comments:
Post a Comment